KPU Kota Semarang Apresiasi Peran Pemkot pada Pemilu 2024


Wali Kota bersama Forkopimda Kota Semarang dan KPU Kota Semarang bersinergi mensukseskan penyelenggaraan Pemilu di Semarang berjalan dalam suasana kondusif. (foto: dok istimewa)

Semarangsekarang.com – Penyelenggara pemilihan umum (Pemilu) mengapresiasi keterlibatan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dalam mendukung penuh keseluruhan rangkaian pesta demokrasi 2024.

Koordinasi antara Pemkot Semarang beserta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terjalin baik. Terlebih, dukungan itu terlihat dengan aktifnya Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu (Mbak Ita) yang memimpin pengamanan gudang-gudang logistik pemilu. Termasuk keperluan seluk-beluk Pemilu terjamin keamanannya dengan pemasangan kamera pengawas atau CCTV.

“Iya, kami apresiasi, kami juga koordinasi dengan Forkopimda. Alhamdulillah, berjalan dengan baik,” kata Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang, Novi Maria Ulfah, Minggu (18/02/2024).

Dia menyebut, Mbak Ita tersebut juga terlihat aktif memperhatikan kesehatan para petugas penyelenggara pemilu di lapangan, mulai tingkatan tempat pemungutan suara (TPS) hingga tahapan rekapitulasi kecamatan.

Hal itu juga terlihat sigap dan tanggapnya Dinas Kesehatan Kota Semarang yang mengerahkan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) untuk memantau kesehatan para petugas di 16 kecamatan.

“Dengan Dinas Kesehatan Kota Semarang, pertama bersurat permohonan tenaga medis, perlengkapan, dan sebagainya supaya stand-by, ya puskesmas, pelayanan ambulans,” katanya.

Dinas Kesehatan Kota Semarang juga diminta memantau kesehatan panitia pemilihan kecamatan (PPK), panitia pemungutan suara (PPS), kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS). Begitu pula para pengawas, saksi-saksi dan unsur dari TNI dan Polri.

Kondisi tersebut akan dipantau secara berkala hingga proses pemungutan dan rekapitulasi penghitungan suara selesai pada tingkatan kota.

Lancar

Kelancaran sebelum hingga proses pemungutan suara tersebut juga tergambar dengan tidak adanya pemungutan suara ulang (PSU) maupun susulan di Kota Semarang.

Menurutnya, KPU Kota Semarang bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang, dan Pemkot Semarang serta masyarakat benar-benar siap menyambut pesta lima tahunan ini.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Semarang, Arief Rahman mengaku dalam pelaksanaan pemilu belum ditemukan adanya permasalahan atau pelanggaran yang berujung pidana. “Memang sejauh ini belum ada temuan yang berarti, artinya belum sampai kemudian pelanggaran yang mengarah pada pidana,” ujarnya. (subagyo-SS)

Berita Terkait

Top