Pengadilan Jepara Gelar Sidang Putusan Sela Terdakwa DFMT


Suasana sidang kelima putusan sela dengan terdakwa DFMT di pengadilan negeri jepara. (foto: istimewa)

Semarangsekarang.com (Jepara) – Pengadilan Negeri Jepara menggelar sidang kelima dengan agenda putusan sela dengan terdakwa DFMT, Selasa 27-Pebruari-2024.

Sidang kelima ini dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Parlin Mangatas Bona Tua, didampingi hakim anggota Muhamad Yusuf Sembiring dan Joko Ciptanto. Jaksa Penuntut Umum dipimpin Idha Fitriyani dan Irfan Surya dan hadir juga tim penasehat hukum terdakwa dari DFMT serta penasehat hukum dari PMKB Noorkhan.

Poses persidangan yang berisi pembacaan putusan sela, hakim menolak seluruh eksepsi, tangkisan atau bantahan terdakwa Daniel FMT atas tuduhan Jaksa penuntut umum. Tuduhan Jaksa terhadap terdakwa Daniel adalah pelanggaran tindak pidana Undang Undang Informasi Transaksi Elektronik (UU ITE) terkait ujaran kebencian dan penistaan agama.

Sidang dilanjutkan pemeriksaan pokok perkara terdakwa pada 5-6 Maret 2024 dengan agenda tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum. Dan agenda berikutnya adalah sidang pembuktian dari penasehat hukum yang akan dilaksanakan pada 7 dan 14 Maret 2024.

Kemudian dilanjutkan agenda sidang tuntutan yang akan dibacakan tanggal 19 Maret dan agenda sidang pembelaan akan dilaksanakan pada26 Maret 2024.

Usai putusan sela kuasa hukum Perkumpulan Masyarakat Karimunjawa Bersatu (PMKB), Noorkhan, kepada media menjelaskan, “Kasus perkara terdakwa Daniel Frits Maurist Tangkilisan merupakan tindak pidana Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik (UU ITE). Terdakwa dijerat dengan UU ITE No.11 Tahun 2008 dan UU ITE Pasal 45A Ayat (2) No.19 Tahun 2016 berdasarkan cuitan unggahan di akun Facebook yang dianggap mengandung ujaran kebencian, penistaan agama, dan SARA,” Jelas Noorkhan kuasa hukum PMKB, 

Saat sidang putusan sela digelar, di luar gedung Pengadilan Negeri Jepara erlangsung unjuk rasa yang menuntut pembebasan aktifis DFMT. (boedi-SS)

Berita Terkait

Top