Pengukuhan Pengurus DPC Harpi “Melati” Jepara
Kepengurusan DPC Harpi “Melati” Jepara 2026-2031 bersama segenap tamu undangan di Pendopo RA Kartini Kabupaten Jepara. (foto:Boedi i)
JSemarangsekarajg.com (Jepara),- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Perias Pengantin Indonesia “Melati” (DPC Harpi “Melati”) jJepara melaksanakan pelantikan dan pengukuhan ketua dan kepengurusan organisasi, masa jabatan 2026-2031, di Pendopo RA Kartini Kabupaten Jepara, Senin (29/6/26). Pelantikan tersebut berdasarkan SK DPD Harpi “Melati” Jateng no 008/DPD/HM/VI/2026.
Acara dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne dan Mars Harpi “Melati” serta Mars Jepara. Selanjutnya ketua panitia Agustiyanto melaporkan bahwa, telah melaksanakan Muscab ke IV DPC Harpi “Melati” Jepara, pada tanggal 27 April 2026 di Aula Disdikpora Jepara. Pada saat itu terpilih Muzaenah Faozi sebagai ketua serta kepengurusan yang lain, untuk masa bakti 2026-2031. Agus berterima kasih kepada semua tamu undangan yang hadir serta semua pihak yang mendukung atau mensupport pelaksanaan kegiatan ini.
Pelantikan Ketua dan Pengurus DPC Harpi “Melati” Jepara dilakukan oleh Wakil Ketua DPD Harpi “Melati” Jateng, Ratna Hidayati.Pengukuhan dilakukan oleh Disdikpora Jepara selaku pembina DPC Harpi “Melati” Jepara.
Selaku ketua DPC Harpi “Melati” Jepara masa bakti 2026-2031, Muzaenah dalam sambutannya menyatakan sangat mengapresiasi ketua serta kepengurusan yang lama. Karena sudah membawa DPC Harpi “Melati” Jepara sampai sekarang.
Muzaenah juga mengharapkan, “Kepengurusan baru tetap kompak solid, kreatif dan inovatif. Serta meningkat kopentensi keahlian seluruh anggota, serta mendukung program Bupati yaitu “Jepara Mulus” “, harapnya.
Pada kesempatan itu Bupati Jepara Witiarso Utomo yang diwakili oleh staff ahli bidang hukum dan politik Samiadji menyampaikan apresiasi kepada Harpi “Melati” Jepara yang selama ini ikut andil dalam pelestarian seni budaya Jepara yang terkait dengan ekonomi kreatif. Sehingga dari kajian DPC Harpi “Melati ” Jepara tercipta tiga tata rias dan pakaian pengantin adat Jepara yaitu Pengantin Ujungporo, Samudro Mulyo serta Retno Kencono.
“Bupati akan membakukan tiga tata rias pengantin adat Jepara serta mensosialisasikan kepada seluruh masyarakat melalui jajaran Pemda. Sehingga dapat dikenal atau dipakai oleh masyarakat Jepara sehingga tidak selalu memakai adat dari daerah lain atau adat luar (barat),” ujar Samiadji.
Acara dihadiri oleh jajaran Pemda serta Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten Jepara Ella Witiarso, anggota DPRD Jepara Faozi dari fraksi Golkar dan tamu undangan. Selanjutnya dilaksanakan peragaan busana tata rias pengantin adat Jepara, Ujungporo, Samudro Mulyo, Retno Kencono dan diikuti tata rias pengantin Solo serta Yogyakarta.(Boedi/ss).







