Dishub Siap Pandu Pemudik agar Tak Terjebak Kepadatan Kota


Petugas Dishub Kota Semarang pada saat mengatur lalulintas agar jalan raya lancar dari kemacetan lalu lintas. (foto: dishub kota semarang-SS)

Semarangsekarang.com – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang telah menyiapkan 15 titik jalur alternatif yang bisa dilalui para pemudik untuk menghindari kepadatan arus lalu lintas di pusat Kota.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang Danang Kurniawan mengatakan 15 titik jalur alternatif ini sudah diperkuat dengan penambahan rambu portabel untuk memudahkan para pemudik.

“Harapannya, untuk  memudahkan saudara kita yang sedang mudik tidak menggunakan jalur tol maka kita pandu agar tidak terjebak di dalam kota,” kata Danang, Sabtu (14/03/2026).

Ia menjelaskan, pemudik dari arah barat yang akan menuju arah Solo dan Jogja bisa memilih jalur pinggiran Kota Semarang untuk menghindari kepadatan di tengah kota.

“Dari arah barat itu bisa lewat jalan alternatif melalui Ngaliyan, Mijen, Ungaran harapannya orang yang ke arah Solo dan Jogja itu bisa mudah lewat jalur alternatif di situ,” ujar Danang Kurniawan.

Ada sejumlah jalan alternatif termasuk jalur Bandungsari yang menghubungkan Cepoko dan Mijen ini untuk memudahkan pemudik melintas lancar di pinggiran Kota Semarang. (foto: dishub kota semarang)

Jalur alternatif

Sementara pemudik dari arah timur yakni Surabaya – Demak bisa melewati jalan arteri untuk menghindari kawasan Simpang Lima.
Kemudian dari arteri ketika sudah tiba di Kalibanteng bisa melewati Jalan Pamularsih kemudian bisa naik menuju ke Jalan Perintis Kemerdekaan untuk menuju ke arah luar kota.

“Jalur-jalur alternatif  tersebut selain kita tambah rambu portabel juga ada tambahan lampu Peberangan Jalan U,mum,” tandasnya. (subagyo-SS)

Berita Terkait

Top